News

Jakarta Berencana Impor 7.500 Ekor Sapi dari Australia untuk Stok 2026

Jakarta (KABARIN) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Perumda Dharma Jaya berencana mengimpor 7.500 ekor sapi hidup dari Australia untuk memperkuat pasokan daging sapi sepanjang 2026. Langkah ini disiapkan demi menjaga ketersediaan dan stabilitas harga daging sapi, terutama menjelang momen krusial seperti Ramadhan dan Idul Fitri.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengatakan rencana impor tersebut saat ini masih menunggu persetujuan dari Kementerian Perdagangan. Tanpa izin resmi, proses pembelian sapi belum bisa dimulai.

“Untuk saat ini, kami masih menunggu persetujuan impor dari Kementerian Perdagangan. Mudah-mudahan, bisa terbit pada akhir Januari ini. Setelah izin keluar, kami baru bisa mulai proses pembelian,” kata Raditya dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Raditya menjelaskan, izin impor sapi hidup harus diperbarui setiap tahun dan tidak bisa menggunakan izin dari tahun sebelumnya. Jika seluruh perizinan berjalan sesuai rencana, proses pembelian sapi hidup ditargetkan mulai Februari 2026.

Setelah transaksi dilakukan, sapi-sapi tersebut diperkirakan tiba di Indonesia dalam waktu dua hingga tiga minggu. Namun, impor tidak dilakukan sekaligus. Perumda Dharma Jaya akan melakukannya secara bertahap, menyesuaikan dengan kapasitas kandang yang tersedia.

“Saat ini, kapasitas kandang di Serang mampu menampung sekitar 1.300 ekor sapi. Jadi, dari 7.500 ekor sapi hidup, untuk tahap awal, diperkirakan yang akan datang sebanyak 750 ekor,” ungkap Raditya.

Ia menambahkan, pihaknya juga sedang mencari lahan baru untuk memperluas kapasitas kandang yang bisa menampung sekitar 1.000 ekor sapi hidup. Pasalnya, lokasi kandang di Serang sudah tidak memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut.

Menurut Raditya, area tersebut telah ditetapkan sebagai kawasan agrowisata, sehingga perlu alternatif lokasi lain agar rencana impor sapi dalam jumlah besar bisa berjalan optimal.

Dengan langkah ini, Pemprov DKI berharap pasokan daging sapi di Jakarta tetap aman dan harga di pasaran bisa lebih terkendali sepanjang 2026.

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: